TARRA » Blog » Ini Kata Teknisi Mengenai Kasus Hangat Pencurian Mobil Pakai Teknik Radio Jamming


Ini Kata Teknisi Mengenai Kasus Hangat Pencurian Mobil Pakai Teknik Radio Jamming

- Blog |

Jakarta - Kasus pencurian di mobil dengan modus memanfaatkan radio jamming kini sedang hangat diperbincangkan. berbondong-bondong masyarakat menyebarkannya dengan maksud saling memberi informasi.

menurut Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor, Anjar Rosjadi, walau informasi ini telah merebak, namun ia selaku teknisi Daihatsu tidak pernah mendapatkan kabar atau keluhan langsung dari konsumen.

secara technologi memang ada radio jamming memanfaatkan radio jammer untuk mengacak sinyal dan segala macam. Tapi sepertinya itu untuk level maling terlalu canggih. apalagi kalau dia pelaku cuma buat ambil radio atau laptop segala macam, ungkap Anjar kepada Liputan6.com, Senin (2/7/2018).

Anjar sendiri merasa ragu kalau radio jamming digunakan pencuri. sebab untuk sinyal radio sendiri sudah diatur pemerintah. termasuk setiap pabrikan akan membuat sinyal alarm berbeda-beda.

Saya  secara pribadi dan Daihatsu belum mengalami kasus itu, belum pernah dengar langsung soal kasus itu. Kalaupun kunci tidak dapat dibuka itu karena baterainya lemah, bukan karena di-jump atau diganggu frekuensinya,” ucapnya.

Kata Anjar, jika menggunakan teknik radio jamming, secara logika yang terganggu bukan hanya satu mobil, melainkan bisa terjadi untuk sejumlah mobil di satu lahan parkir.

jika memang ada modus tersebut, Anjar menyarankan, sebaiknya pemilik mobil tidak meninggalkan uang atau barang berharga di dalam mobil ketika parkir.

sebaliknya, kalau pergi ke mall, kantor atau tempat lainnya maka barang berharga mesti ikut dibawa.

Jika tidak itu akan mengundang pencurian. karena mobil bukan tempat penyimpanan barang,” tuturnya.

Sumber : Liputan6.com

DKI Jakarta, Indonesia